Semuanya bukan pelengkap. Semuanya merupakan bagian dari sistem transportasi publik.
*Jangan Terjebak pada Transportasi Gratis*
Kebijakan feeder gratis mempunyai fungsi penting. Ia menurunkan hambatan biaya dan memperkenalkan transportasi publik kepada masyarakat. Namun gratis harus dipahami sebagai instrumen, bukan tujuan akhir. Jika pemerintah hanya mengejar layanan gratis tanpa mengukur produktivitasnya, subsidi berisiko berubah menjadi biaya operasional yang terus meningkat tanpa perubahan perilaku yang sepadan.
Pertanyaan yang lebih tepat adalah: setiap rupiah subsidi menghasilkan berapa penumpang tambahan, berapa perjalanan kendaraan pribadi yang berkurang, dan berapa peningkatan akses masyarakat terhadap pusat kegiatan? Paradigmanya perlu berubah dari subsidizing vehicles menjadi buying mobility outcomes.
Subsidi tetap diperlukan, terutama untuk menjamin akses kelompok masyarakat tertentu. Tetapi kinerja operator harus semakin dikaitkan dengan reliability, load factor, kepuasan penumpang, efisiensi biaya, integrasi jaringan, serta kontribusi terhadap pertumbuhan ridership LRT. Integrasi Jadwal Lebih Penting daripada Sekadar













