Oleh: Dr. Robby Kurniawan, S.STP, M.Si, M.MTr.
JAKARTA || Bedanews.com – Palembang memiliki sesuatu yang belum dimiliki banyak kota besar di Indonesia yaitu angkutan massal berbasis rel sebagai tulang punggung transportasi perkotaan. Sejak LRT Sumatera Selatan beroperasi, kota ini sesungguhnya telah memiliki modal penting untuk keluar dari ketergantungan terhadap kendaraan pribadi. Infrastruktur tersedia, feeder berkembang, subsidi diberikan, dan integrasi moda terus didorong.
Namun delapan tahun setelah LRT hadir, pertanyaan yang lebih penting bukan lagi apakah Palembang memiliki transportasi publik modern. Pertanyaannya adalah apakah sistem itu sudah cukup menarik untuk mengubah cara masyarakat Palembang bergerak? Di sinilah ujian sesungguhnya.













