Data Badan Pusat Statistik Sumatera Selatan menunjukkan bahwa, pada Juli 2025 LRT melayani sekitar 400.949 penumpang. Pada Oktober 2025 jumlahnya mencapai 403.889 penumpang. Angka tersebut memperlihatkan bahwa LRT mempunyai basis demand yang nyata. Tetapi angka penumpang juga perlu dibaca secara kritis.
Pada Februari 2025, misalnya, jumlah penumpang LRT tercatat 328.361 orang, turun 16,32 persen dibandingkan Januari. Fluktuasi seperti ini menunjukkan bahwa demand angkutan umum masih sensitif terhadap kualitas jaringan, kebutuhan perjalanan, kalender aktivitas, serta kemudahan integrasi dengan moda lain.
Pemerintah Kota Palembang sendiri pada Juni 2025 mengakui adanya kecenderungan menurunnya minat masyarakat terhadap sebagian transportasi umum, meskipun penggunaan feeder LRT gratis disebut cukup tinggi. Fenomenanya menjadi menarik.













