Jakarta,BEDAnews.com —
Sumpah Pemuda mengajarkan bahwa perbedaan daerah dan latar belakang dapat dipertemukan dalam cita-cita kebangsaan. Pada 2026, pesan itu relevan bagi Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) yang menyiapkan pengelola pendidikan di tengah keberagaman dan perubahan digital.
Guru Besar Manajemen Pendidikan, Prof. Dr. H. A. Rusdiana, M.M., menegaskan tantangannya ialah memastikan nilai persatuan tidak berhenti sebagai materi seremonial, tetapi tampak dalam kompetensi dan tindakan mahasiswa.
Prof. Rusdiana sendiri dikenal sebagai Pegiat Komunitas Pena Berkarya Bersama di Kompasiana, Admin Proposal Pendirian UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Peraih Nominasi Penulis Opini Terproduktif Koran Harian Umum Kabar Priangan (15/5/2025), Dewan Pembina PERMAPEDIS Jawa Barat, Dewan Pakar Perkumpulan Wargi Galuh Puseur, serta Pendiri dan Pembina Yayasan Sosial Dana Pendidikan Al-Mishbah Cipadung Bandung dan Yayasan Pengembangan Swadaya Masyarakat Tresna Bhakti Cinyasag Panawangan Kabupaten Ciamis.












