• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Selasa, Oktober 27, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Suhendar Maju sebagai Calon Ketua PWI Kabupaten Bandung, Ini Lima Program yang Ditawarkan

Suhendar Maju sebagai Calon Ketua PWI Kabupaten Bandung, Ini Lima Program yang Ditawarkan

Asep Budi by Asep Budi
27 Oktober 2026
in News, Ragam
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kab Bandung || BEDAnews.com – Bakal calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung periode 2026–2029, Suhendar, menawarkan lima program unggulan untuk memperkuat kelembagaan organisasi, meningkatkan profesionalisme wartawan, serta mendorong kesejahteraan anggota.

Lima program tersebut meliputi pembentukan dana abadi organisasi, penggratisan kartu anggota, penguatan tata kelola yang transparan dan akuntabel, peningkatan komunikasi internal, serta upaya meningkatkan kesejahteraan wartawan.

Gagasan itu menjadi bagian dari langkah Suhendar dalam mengikuti kontestasi pemilihan Ketua PWI Kabupaten Bandung menjelang konferensi yang dijadwalkan berlangsung pada 11 November 2026.

Suhendar telah mengambil formulir pendaftaran bakal calon ketua dengan disaksikan seluruh panitia konferensi. Pengambilan formulir tersebut menandai keseriusannya untuk ikut menentukan arah kepemimpinan organisasi wartawan di Kabupaten Bandung untuk tiga tahun mendatang.

Suhendar mengatakan, keputusannya maju dalam pencalonan didasari keinginan untuk mempererat persatuan anggota dan membangun organisasi yang lebih harmonis, profesional, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya.

“Motivasi saya ingin mempersatukan rekan-rekan di organisasi agar PWI ke depan semakin maju, lebih harmonis, dan profesional,” kata Suhendar.

Menurut dia, soliditas dan kebersamaan merupakan modal penting bagi PWI dalam menghadapi berbagai tantangan dunia jurnalistik yang terus berkembang. Organisasi wartawan, kata dia, tidak hanya menjadi tempat berhimpun, tetapi juga harus mampu membangun lingkungan kerja yang sehat, meningkatkan kompetensi anggota, dan menjaga kehormatan profesi.

Karena itu, ia menilai kepemimpinan PWI Kabupaten Bandung ke depan perlu mengedepankan komunikasi terbuka, penguatan kebersamaan, serta pengelolaan organisasi yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Suhendar mengungkapkan, dirinya mulai melakukan konsolidasi dengan sejumlah anggota yang menyatakan kesiapan memberikan dukungan terhadap pencalonannya. Konsolidasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesamaan pandangan mengenai arah dan masa depan organisasi.

Lima Program Unggulan Suhendar

Dalam pencalonannya, Suhendar menyiapkan lima program yang diarahkan untuk memperkuat kemandirian organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan anggota.

Pertama, membentuk dana abadi PWI Kabupaten Bandung.

Program ini ditujukan untuk membangun sumber pendanaan organisasi yang berkelanjutan. Dengan perencanaan dan pengelolaan yang tepat, dana abadi diharapkan dapat menjadi salah satu penopang kebutuhan kelembagaan, mendukung kegiatan organisasi, serta mengurangi ketergantungan terhadap sumber pendanaan yang bersifat sementara.

Menurut gagasan tersebut, pembentukan dana abadi perlu disertai mekanisme pengelolaan yang jelas, transparan, dan akuntabel agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Kedua, menggratiskan kartu anggota PWI Kabupaten Bandung.

Suhendar juga menawarkan kemudahan layanan keanggotaan melalui program penggratisan kartu anggota. Gagasan ini merupakan bentuk perhatian terhadap kebutuhan anggota sekaligus upaya meningkatkan kualitas pelayanan organisasi.

Pelaksanaannya tentu perlu disesuaikan dengan ketentuan administrasi dan kebijakan keanggotaan PWI yang berlaku.

Ketiga, memperkuat kelembagaan dan tata kelola organisasi.

Bagi Suhendar, organisasi yang kuat harus ditopang oleh sistem pengelolaan yang tertib, terbuka, dan bertanggung jawab. Transparansi dalam pengambilan keputusan maupun pengelolaan sumber daya organisasi menjadi aspek penting untuk menjaga kepercayaan anggota terhadap kepengurusan.

Melalui pembenahan kelembagaan, ia berharap PWI Kabupaten Bandung dapat berkembang menjadi organisasi yang semakin profesional, kredibel, dan mampu menjalankan program secara terarah.

Keempat, membangun komunikasi yang lebih intensif dan harmonis.

Suhendar menempatkan komunikasi internal sebagai salah satu fondasi penting dalam menjaga persatuan anggota. Ia berharap ruang dialog dan musyawarah dapat diperkuat sehingga setiap persoalan organisasi bisa dibicarakan secara terbuka.

Perbedaan pendapat, menurut dia, merupakan hal yang wajar dalam organisasi. Namun, perbedaan tersebut harus dikelola secara dewasa agar tidak berkembang menjadi perpecahan yang justru melemahkan soliditas anggota.

Kelima, mendorong peningkatan kesejahteraan anggota.

Program kelima berfokus pada upaya menjadikan PWI sebagai organisasi yang tidak hanya memperjuangkan profesionalisme wartawan, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kesejahteraan anggotanya.

Suhendar berharap organisasi dapat menjadi ruang untuk memperkuat solidaritas, membuka peluang pengembangan kapasitas, dan mendorong berbagai inisiatif yang memberikan manfaat bagi kehidupan profesional wartawan.

Menurut dia, peningkatan kesejahteraan merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung wartawan agar dapat menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, independen, dan bertanggung jawab.

Suhendar berharap kelima program tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan bagi anggota dalam menentukan arah kepemimpinan PWI Kabupaten Bandung periode 2026–2029.

Bergabung dengan PWI Sejak 2018

Suhendar bukan sosok baru di lingkungan PWI Kabupaten Bandung. Ia mengaku telah bergabung dengan organisasi tersebut sejak 2018, dimulai dengan mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) hingga menjadi anggota tetap.

Pengalaman selama menjadi bagian dari organisasi menjadi salah satu bekalnya untuk memahami dinamika keanggotaan, kebutuhan kelembagaan, serta pentingnya menjaga hubungan yang harmonis di antara sesama wartawan.

Ia menilai, tantangan organisasi wartawan ke depan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kompetensi jurnalistik, tetapi juga kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi, menjaga integritas profesi, dan membangun kepercayaan publik.

Karena itu, PWI perlu terus memperkuat perannya sebagai organisasi profesi yang mendorong wartawan bekerja sesuai kode etik jurnalistik, menjunjung independensi, serta mengedepankan kepentingan publik.

“Harapan saya, PWI Kabupaten Bandung semakin maju, lebih sejahtera, lebih berwibawa, dan seluruh rekan-rekan tetap kompak dalam hal apa pun,” tuturnya.

Ia berharap, kontestasi pemilihan ketua kali ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan menghadirkan kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh anggota tanpa membedakan pilihan maupun pandangan.

Tiga Bakal Calon Telah Mengambil Formulir

Sementara itu, Ketua Panitia Konferensi PWI Kabupaten Bandung 2026, Ziyan M. Nasyith, menyampaikan bahwa hingga hari kelima tahapan pencalonan, sudah ada tiga orang yang mengambil formulir pendaftaran bakal calon ketua.

Ketiganya adalah Rustandi, Asep Syahrial, dan Suhendar. Namun, hingga keterangan tersebut disampaikan, baru Asep Syahrial yang telah mengembalikan formulir beserta dokumen persyaratan kepada panitia.

Panitia menetapkan Kamis, 29 Oktober 2026, sebagai batas akhir pengembalian formulir pendaftaran. Seluruh berkas yang masuk selanjutnya akan diteruskan kepada PWI Jawa Barat dan PWI Pusat untuk menjalani proses verifikasi sesuai mekanisme organisasi.

BeritaTerkait

OKK PWI Jaya Angkatan 25-2026 Diikuti 29 Peserta

26 Oktober 2026

Komisi Pendataan Dewan Pers, Terima Kunjungan PWI Murung Raya

26 Oktober 2026

Konferensi PWI Kabupaten Bandung dijadwalkan berlangsung pada 11 November 2026. Seluruh tahapan pencalonan diharapkan berjalan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kontestasi tersebut menjadi momentum penting bagi anggota untuk menentukan sosok pemimpin yang dinilai mampu memperkuat organisasi, menjaga marwah profesi wartawan, serta menjawab kebutuhan anggota di tengah dinamika industri media.

Dengan lima program yang ditawarkan, Suhendar berharap pemilihan Ketua PWI Kabupaten Bandung tidak sekadar menjadi pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi awal penguatan organisasi yang lebih solid, profesional, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan anggota. (**)

Tags: Calon Ketua PWIkabupaten bandungKTA GratisPeriode 2026 2029program unggulanSuhendar
Previous Post

Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Bersatu Warnai Kampung Yamboi Gunung

Next Post

DARI SEKOLAH HINGGA RUMAH IBADAH, SATGAS PORT VISIT 2026 TEBARKAN KEPEDULIAN DI PAPUA NUGINI

Related Posts

Ragam

OKK PWI Jaya Angkatan 25-2026 Diikuti 29 Peserta

26 Oktober 2026
Ragam

Komisi Pendataan Dewan Pers, Terima Kunjungan PWI Murung Raya

26 Oktober 2026
Ragam

Bakal Calon Ketua PWI Aceh Muhammad Saman, Lolos Verifikasi SC

26 Oktober 2026
News

Kota Tasikmalaya Kirim 566 Personel ke Porprov XV Jawa Barat 2026

26 Oktober 2026
Edukasi

Ini Sosok Kang Awing Calon Ketua PWI Kab. Bandung

26 Oktober 2026
Ragam

IN MEMORIAM BAPAK FATHAN SUBCHI Tokoh Demak, Ketua Umum PDBN, Mantan Anggota DPR RI Dua Periode dan Anggota VI BPK RI

26 Oktober 2026
Next Post

DARI SEKOLAH HINGGA RUMAH IBADAH, SATGAS PORT VISIT 2026 TEBARKAN KEPEDULIAN DI PAPUA NUGINI

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021