• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Dari Baduy untuk Dunia: MoRA LPDP Lakukan Riset Spiritual Ecology Hadapi Krisis Pangan Global

Dari Baduy untuk Dunia: MoRA LPDP Lakukan Riset Spiritual Ecology Hadapi Krisis Pangan Global

Hargib by Hargib
27 April 2026
in Headline
0
Tim peneliti dari program MoRA (Minister of Religion Affairs - Moda Riset Akselerasi) The AIR Funds Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dipimpin Prof. Dr. Lilis Sulastri, turun langsung ke wilayah adat Baduy, Kabupaten Lebak, Banten, pada 22–24 April 2026./dok.istimewa

Tim peneliti dari program MoRA (Minister of Religion Affairs - Moda Riset Akselerasi) The AIR Funds Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dipimpin Prof. Dr. Lilis Sulastri, turun langsung ke wilayah adat Baduy, Kabupaten Lebak, Banten, pada 22–24 April 2026./dok.istimewa

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Lima Pilar Ketahanan Ekologis-Pangan Baduy

Berdasarkan temuan awal, ketahanan ekologis-pangan Baduy dijaga melalui lima pilar strategis:

1. Kosmologi Tri Tangtu di Buana: Konsep yang membagi kehidupan ke dalam tiga lapisan saling terkait—spiritual, manusia, dan alam. Jika satu terganggu, keseluruhan sistem terdampak.

2, Pikukuh sebagai etika internal: Berbeda dengan regulasi formal, pikukuh adalah etika yang diinternalisasi melalui kesadaran kolektif.

BeritaTerkait

DPRD Jabar Berharap Seluruh Venue Pertandingan Proprov Dipersiapkan Secara Optimal

5 November 2026

Dugaan Penyadapan Komunikasi Presiden Terbongkar, Bareskrim Jerat Tiga Tersangka

4 November 2026

3. Adaptasi diferensiatif: Baduy Dalam konsisten menolak modernisasi merusak, sementara Baduy Luar menerapkan adaptasi selektif tanpa mengorbankan prinsip inti.

4. Praktik hidup rendah karbon: Bertani organik, menjaga hutan sebagai ruang sakral, dan hidup dalam prinsip “cukup”.

5. Transmisi pengetahuan lintas generasi: Praktik ekologis diwariskan melalui pendampingan langsung di lahan, ritual Seren Taun, serta sanksi sosial.

Page 6 of 7
Prev1...567Next
Previous Post

PERISET MoRA LPDP TERJUN KE BADUY: Membaca Kekuatan Spiritual Ecology sebagai Pilar Ketahanan Ekologis Pangan  di Tengah Krisis Global

Next Post

Terpilih Jadi Bendahara Umum Forum IKA PTKIN 2026–2030, Cucu Sutara Siap Dukung Festival Dunia Baru Islam

Related Posts

Edukasi

DPRD Jabar Berharap Seluruh Venue Pertandingan Proprov Dipersiapkan Secara Optimal

5 November 2026
Headline

Dugaan Penyadapan Komunikasi Presiden Terbongkar, Bareskrim Jerat Tiga Tersangka

4 November 2026
Edukasi

Disnaker Kab. Bandung Tetapkan Henky Herwindo sebagai Ketua Forum HRD Baru

3 November 2026
Headline

Jln Desa Rusak Ditinggalkan, Warga Cijulang Jampang Tengah Minta PT. SMU Bertanggungjawab

1 November 2026
Headline

Ketua DPRD Renie Rahayu: Sampaikan Fungsi Tugas dan Tanggungjawab Parlemen

30 Oktober 2026
Ekonomi

APBD Jabar 2027 Harus Berdampak Nyata Bagi Kesejahteraan Masyarakat*

30 Oktober 2026
Next Post
Ketua IKA UIN Bandung, Drs. H. Cucu Sutara, M.M. Terpilih sebagai Bendahara Umum Forum IKA PTKIN 2026–2030/dok.istimewa-bedanews.com

Terpilih Jadi Bendahara Umum Forum IKA PTKIN 2026–2030, Cucu Sutara Siap Dukung Festival Dunia Baru Islam

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021