Ketiga: Munculnya ghibah, fitnah dan sebagainya yang dapat menimbulkan perpecahan dalam keluarga dan ikatan persaudaraan sesama. Perpecahan dikalangan umat bisa terjadi karana fitnah ghibah, fitnah dan sikap sombong. Sebab pada dasarnya manusia menyukai yang ramah, lemah lembut, dan rendah hati. Sementara orang yang sombong, suka menyepelekan, menghina, dan mencaci, dan pasti manusia membencinya akan sifat tersebut. Akibatnya di satu sisi orang sombong itu akan kehilangan saudara seiman yang akan membantunya, disisi lain akan menimbulkan perpecahan diantara sesama kaum muslim yang selama ini telah membantunya. Ditegaskan dala Al-Qur’an” “Dan apabila dikatakan kepada mereka: Marilah (beriman), agar Rasulullah memintakan ampunan bagimu, mereka membuang muka mereka dan kamu Lihat mereka berpaling sedang mereka menyombongkan diri” (QS. Al-Munafiqun: 5). Itulah kemudian “barang siapa memiliki sifat itu, ia tidak berhak mendapatkan bantuan dan pertolongan Allah”.













