Politisi PDIP itu menekankan kepada BP2MI supaya tidak berpuas diri dengan seluruh capaian gemilang tersebut. Sebab tantangan selalu hadir terhadap pengawasan dan pelayanan hak-hak PMI.
“Salah satu tantangan yang juga berhasil ditangani BP2MI dengan menghadirkan command center yang terintergrasi sistem yang menjadi big data data PMI kita. Itu langkah positif untuk mengetahui saudara kita yang bekerja di luar negeri mulai dari asal, tempat bekerja, jenis perusahaan, bosnya juga penyalurnya,” terangnya.
Berbekal sistem tersebut, kata dia, maka pemerintah melalui BP2MI mampu meningkatkan pengawasan dan antisipasi persoalan terkait PMI.
“Maka kendali kita untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan maka BP2MI akan semakin mudah menanganinya. PR ke depan, ini kan sudah terdeteksi dengan baik untuk PMI yang bekerja formal dan yang tidak formal pun harus mendapatkan perhatian serupa,” paparnya.













