Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, KH. Abdul Ghaffar Rozin, menyoroti kondisi generasi muda yang semakin rentan terhadap penyalahgunaan narkoba. Ia menekankan pentingnya mengedepankan pendekatan keagamaan sebagai benteng moral. NU tidak bisa menutup mata bahwa penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja saat ini sangat memprihatinkan.
“Banyak anak muda yang terjebak, padahal mereka adalah generasi penerus bangsa. NU memandang masalah ini bukan hanya sebagai tanggung jawab BNN atau pemerintah, tetapi juga tanggung jawab moral seluruh elemen bangsa. Kami mengajak seluruh warga Jawa Tengah, dari lapisan masyarakat paling bawah hingga tokoh-tokoh masyarakat, untuk bersama-sama menolak, melawan dan mencegah narkoba. Keluarga harus menjadi garda terdepan, karena di sanalah nilai-nilai agama pertama kali ditanamkan. Jika keluarga kuat, maka anak-anak akan memiliki benteng kokoh terhadap pengaruh buruk narkoba. Kami siap bergerak bersama BNN Jawa Tengah untuk memperkuat dakwah, edukasi, serta aksi nyata agar masyarakat, khususnya generasi muda, benar-benar terhindar dari narkoba,” ujar KH. Abdul Ghaffar Rozin.












