SEMARANG || Bedanews.com – Penyalahgunaan narkoba di Jawa Tengah masih menjadi ancaman serius. Berdasarkan data nasional, Jawa Tengah menempati peringkat ke-7 provinsi dengan jumlah pengguna narkoba terbanyak di Indonesia. Kondisi ini menunjukkan bahwa upaya pencegahan dan pemberantasan tidak bisa hanya dilakukan oleh aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Salah satu strategi yang ditempuh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah adalah menjalin sinergi dengan organisasi keagamaan. Lembaga seperti Nahdlatul Ulama (NU) memiliki basis massa yang luas serta peran penting dalam membimbing umat, sehingga diharapkan mampu menjadi benteng moral masyarakat dari ancaman narkoba.

Atas dasar inilah, Selasa (26 Agustus 2025), BNNP Jawa Tengah menggelar audiensi dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah di Kantor PWNU, Jl. Dr. Cipto No. 180, Semarang, Rabu (27/8).












