Artikel

Bandung Tour on The Bus Siap Sambut KAA Ke-60

Bandung, BEDAnews.com

Bandung Tour on The Bus atau Bandros merupakan Bus Wisata yang kini menjadi ikon di Kota Bandung yang disediakan oleh pemerintah Kota Bandung bagi wisatawan yang hendak berkeliling kota Bandung. Bus tingkat yang memiliki gaya khas ini diresmikan oleh Walikota Bandung Ridwan Kamil bertepatan dengan malam tahun baru 2014 lalu.

GPS adalah salah satu fasilitas yang disediakan di dalam Bandros agar wisatawan mengetahui posisinya sedang berada dimana. Selain GPS, bus ini juga dilengkapi dengan pusat data dan informasi sehingga memudahkan wisatawan mengakses seluk beluk Kota Bandung.

Secara fisik, Bandros memiliki panjang 747 cm dan tinggi 315 cm serta lebar 210 cm. Di tingkat bawah, ada sejumlah kursi bulat dan kursi panjang dengan kapasitas 12 orang dan mampu memuat 20 penumpang berdiri sedangkan di tingkat atas, tersedia 24 kursi penumpang. Sopir dan Kondektur Bandros diberi pakaian dengan desain khusus sehingga membuat wisatawan semakin tertarik menggunakan bus ini.

Sejak diluncurkannya, animo wisatawan dan warga terhadap Bandung tour on the bus (bandros) sangat tinggi. Karena itulah, Pemkot Bandung pun berencana akan terus menambah unit bandros ini. Bahkan, menjelang pelaksanaan konferensi Asia-Afrika (KAA) April mendatang akan ada 10 unit Bandros yang akan melayani wisatawan dan warga Kota Bandung.

Kehadiran hingga 10 unit Bandros juga dalam rangka konferensi Asia-Afrika (KAA) tepatnya April 2015 ini, dimana pemimpin-pemimpin dunia akan kembali lagi berkumpul di kota Bandung untuk memperingati Konferensi Asia Afrika ke-60.

Setidaknya sekitar 109 kepala Negara telah menyatakan kesiapannya untuk hadir di Bandung yang menjadi tempat pertama kali digelarnya KAA tahun 1955 lalu, ditengah percaturan dunia yang pada waktu itu terbagi ke dalam dua Blok, Blok Amerika Serikat dan Blok Uni Sovyet.

Peringatan tersebut kembali mempertegas bahwa Bandung bukan saja milik urang Sunda dan Indonesia saja, tetapi sesungguhnya Bandung telah menjadi milik dunia. Untuk itu berbagai prosesi penyambutan terus dipersiapkan salah satunya oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Bandung.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Herlan JS mengungkapkan saat ini baru ada 2 unit bus Bandros yang beroperasi. Satu unit berwarna merah yang hadir lebih dulu dan satu lagi bewarna kuning yang hadir di akhir tahun 2014. Namun menjelang peringatan KAA ke-60 April mendatang ini akan ada 10 unit Bandros yang beroperasi.

Dengan semakin banyaknya Bandros yang beroperasi, warga dan wisatawan yang antusias dengan moda yang satu ini bisa terlayani dengan baik dan bisa memberikan kenyamanan pada penggunanya. ‪”Kalau unitnya sudah 10 tidak akan crowded lagi saat KAA. Bandros ini juga untuk wisatawan dan warga karena delegasi hanya mengikuti konferensi dan lihat karnaval seni dan budaya,” kata Herlan.

‪Pengelolaan bus wisata ini sendiri diserahkan pada pihak ketiga. Dua unit bus yang kini beroperasi diserahkan pada Badan Promosi Pariwisata Kota Bandung (BP2KB). Kerjasama dengan pihak ketiga ini dilakukan agar pengelolaannya tidak menyedot APBD. (BD)

 

 

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close
Close