Menurutnya, dalam keluarga, ada ekpresi menyambung rasa yang tidak boleh putus, tidak boleh tercederai.
“Yang terpenting, keluarga ini, dengan kegiatan masing-masing yang banyak, kita bangun agar tetap saling menyayangi, mencintai, serta saling support satu sama lain,” ungkap Umi, sapaan akrabnya.
Umi pun menilai suaminya, Mang Oded sosok yang tidak pernah marah, lalu pintar memberikan kejutan ke keluarga. Termasuk mampu memfilter informasi.
“Beliau itu orangnya sangat penyayang, dan lembut hati. Kalau saya dalam persoalan agak galak. Tapi Mang Oded bisa melihat dari sisi-sisi yang lain. Saya pun jadi banyak belajar tentang sisi humanisnya. Itu yang tidak banyak diketahui banyak orang,” tuturnya. (Arief)













