TNI-POLRI

Anggota Kodim 0508/Depok Mengikuti Kegiatan Pembinaan Rohani Islam Tw. I Tahun 2017

Depok, BEDAnews.com

Anggota Kodim 0508/Depok mengikuti kegiatan Pembinaan Rohani Islam TW. I tahun 2017 dari Bintaldam Jaya dengan Penceramah Ustd H. Mahyudin (PNS Gol III B Bintaldam Jaya), bertempat di aula Makodim 0508/Depok Jln. Pramuka no. 02 Kel. Mampang Kec. Pancoran Mas, Depok, Senin (13/03).

Acara ini diawali dengan sambutan Kasdim 0508/Depok Mayor Inf Mistar menyampaikan, sungguh merupakan suatu kebahagiaan dan kehormatan bagi kami anggota Kodim 0508/Depok, dapat menerima kunjungan kerja sekaligus ceramah pembinaan mental terpadu Bintaldam Jaya.

Atas nama pribadi dan seluruh anggota Kodim 0508/Depok kami ucapkan “Selamat Datang” di Makodim 0508/Depok dan semoga dengan kedatangan Bapak dan rombongan tentunya akan lebih menambah motivasi dan semangat bekerja bagi kami dalam pengabdian kepada bangsa dan negara yang kita cintai, dan sekaligus mempertebal keimanan, mental dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, amiin.

Acara selanjutnya yaitu ceramah Agama, Ustd H. Mahyudin dalam ceramahnya menyampaikan. Allah menetapkan keberadaan manusia melalui tahap-tahap kehidupan. Mulai dari penciptaan ruh, diikuti penciptaan jasad dalam janin sehingga ditiupkan ruh ke dalamnya dan dilahirkan ke dunia. Keberadaan manusia di atas bumi merupakan ketetapan Allah. Manusia mempunyai misi untuk menjadi khalifah di muka bumi, menjaga ciptaan Allah, berbuat kebaikan dan menjauhi kemungkaran, mengikuti perintah Allah dan menjauhi laranganNya. Kehidupan manusia di bumi sangat singkat dan merupakan gelanggang ujian untuk menentukan tempatnya di akhirat. Akhirat merupakan kehidupan manusia yang final dan abadi, bahagia di surga atau sengsara di neraka.

Baca Juga  Seskoad Sambut Tim Wasrik Itjenad

Pada Bintal kali ini dengan tema ”Menjaga Keseimbangan Hidup di Dunia dan Akherat” Ada hadis yang menjelaskan tentang kehidupan manusia yang seharusnya, yaitu kehidupan yang berimbang, kehidupan dunia harus diperhatikan disamping kehidupan di akhirat. Islam tidak memandang baik terhadap orang yang hanya mengutamakan urusan dunia saja, tapi urusan akhirat dilupakan. Sebaliknya Islam juga tidak mengajarkan umat manusia untuk konsentrasi hanya pada urusan akhirat saja sehingga melupakan kehidupan dunia.

Dunia adalah sarana yang akan mengantarkan ke akhirat. manusia hidup didunia memerlukan harta benda untuk memenuhi hajatnya, manusia perlu makan, munum, pakaian, tempat tinggal, berkeluarga dan sebagainya, semua ini harus dicari dan diusahakan. Harta juga bisa digunakan untuk bekal beribadah kepada Allah Swt., karena dalam pelaksanaan ibadah itu sendiri tidak lepas dari harta. Contohnya sholat memerlukan penutup aurat (pakaian). ibadah haji perlu biaya yang cukup besar . dengan harta kita bisa membayar zakat, sadaqah, berkurban, menolong fakir miskin dan sebagainya.

Baca Juga  Pencegahan Virus Covid-19, Seskoad Gunakan Teknologi Sinar UVC

Kehadiran kita di dunia ini jangan sampai menjadi beban orang lain. Maksudnya janganlah memberatkan dan menyulitkan orang lain. Dalam hubungan ini, umat Islam tidak boleh bermalas-malasan, apalagi malas bekerja untuk mencari nafkah, sehingga mengharapkan belas kasihan orang lain untuk menutupi keperluan hidup sehari-hari.

Kehidupan dunia dan akhirat bagaikan mata rantai yang tak terpisahkan, kehidupan dunia harus dinikmati sebagai rahmat Allah, dan dijadikan persiapan untuk menuju kehidupan yang hakiki yang penuh kebahagiaan, yaitu akhirat. (MR)

 

 

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close
Close