JAKARTA || Bedanews.com – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini masih relevan hingga hari ini. Namun demikian, Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (ASPIRASI) menilai bahwa, realitas yang dihadapi pekerja/buruh Perempuan di Indonesia masih jauh dari cita-cita kesetaraan yang diperjuangkan Kartini.
Hal tersebut diungkapkan Mirah Sumirat, SE, Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (ASPIRASI), dalam keterangan pers tertulisnya pada media, Selasa (21/4).
“Hingga tahun 2026, pekerja/buruh perempuan masih menghadapi berbagai bentuk ketidakadilan struktural di dunia kerja,” imbuhnya.
Berdasarkan data dari komnas perempuan:
– Terdapat lebih dari 3.000 laporan kekerasan seksual dalam setahun terakhir,













