• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Jumat, Mei 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Reses Hari Kedua Hj. Elin Harapkan Ada Sumur Air tanah Agar Warga tidak Minum Air Sawah lagi

Reses Hari Kedua Hj. Elin Harapkan Ada Sumur Air tanah Agar Warga tidak Minum Air Sawah lagi

Ki Agus by Ki Agus
21 Agustus 2025
in Edukasi, Headline, Politik, Ragam
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KAB. BANDUNG || bedanews.com — Pada hari kedua melaksanakan Reses Masa Sidang III DPRD Kabupaten Bandung, Kamis 21 Agustus 2025, Hj. Elin Wati menerima keluhan warga Desa Nagrak Kecamatan Pacet berupa krisis air minum.

Legislator dari Fraksi PKB itu menggambarkan, kebutuhan warga akan air minum sungguh memprihatinkan termasuk dalam kebutuhan sehari-harinya.

“Untuk minum dan kebutuhan air lainnya dua RW itu mempergunakan air sawah yang sebelumnya sudah disaring. Namun saya ragu apakah air itu sudah steril atau layak untuk di konsumsi,” katanya melalui telepon selular.

Ia meminta kepada Pemerintah Kabupaten Bandung untuk bisa memperhatikan permasalahan air minum yang memang sangat dibutuhkan warga. Apalagi air merupakan kebutuhan utama bagi manusia.

BeritaTerkait

Rapat Paripurna: DPRD dan Gubernur Kalsel, Sepakati Pembentukan Calon DOB Tanah Kambatang Lima

8 Mei 2026

Galian Hari Ini, Air Bersih Esok Hari! Solusi Penurunan Tanah dan Krisis Ekologis, Kontraktor Proyek Pipa PAM JAYA Wajib Tertib demi Jakarta 2029

8 Mei 2026

Masalah ini jelas membuatnya prihatin, mengingat air bersih yang dikonsumsi berasal dari air sawah dan pamcuran bukan dari mata air. Semoga hal ini bisa menjadi perhatian Pemkab Bandung dan segera ditindaklanjuti.

“Salah satunya dengan pengadaan sumur tanah, itu mungkin bisa lebih baik tinimbang dengan air sawah yang disaring,” ujarnya.

Untuk aspirasi selanjutnya, Elin mengaku di lokasi Reses Masa Sidang III DPRD Kabupaten Bandung yang bertempat di GOR PB Mutiara Desa Nagrak, tidak terlepas dari permasalahan pendidikan, pelayanan kesehatan, sosial dan infrastruktur, yang pastinya akan sama diperjuangkan agar bisa direalisasikan.***

Tags: air sawahResessumur
Previous Post

Kemendagri Dorong UMKM dan Pertashop, Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Next Post

Penutupan TMMD ke-125 di Buru Selatan, Pulau Buru

Related Posts

Politik

Rapat Paripurna: DPRD dan Gubernur Kalsel, Sepakati Pembentukan Calon DOB Tanah Kambatang Lima

8 Mei 2026
Ragam

Galian Hari Ini, Air Bersih Esok Hari! Solusi Penurunan Tanah dan Krisis Ekologis, Kontraktor Proyek Pipa PAM JAYA Wajib Tertib demi Jakarta 2029

8 Mei 2026
Edukasi

Selama 9 Tahun, Prof.Rusdiana Raih Prestasi Tertinggi di Digital Library UIN Bandung

8 Mei 2026
Edukasi

Penghormatan kepada Guru adalah Penghormatan terhadap Masa Depan Umat

8 Mei 2026
Edukasi

Menyimak Empat Pelajaran Penting tentang Eksistensi Guru

8 Mei 2026
Ekonomi

BRI Peduli Hadir untuk Warga Terdampak Kebakaran di Ciseureuh Kota Bandung

8 Mei 2026
Next Post

Penutupan TMMD ke-125 di Buru Selatan, Pulau Buru

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021