• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Rabu, Mei 6, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Reses Hari Kedua Hj. Elin Harapkan Ada Sumur Air tanah Agar Warga tidak Minum Air Sawah lagi

Reses Hari Kedua Hj. Elin Harapkan Ada Sumur Air tanah Agar Warga tidak Minum Air Sawah lagi

Ki Agus by Ki Agus
21 Agustus 2025
in Edukasi, Headline, Politik, Ragam
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KAB. BANDUNG || bedanews.com — Pada hari kedua melaksanakan Reses Masa Sidang III DPRD Kabupaten Bandung, Kamis 21 Agustus 2025, Hj. Elin Wati menerima keluhan warga Desa Nagrak Kecamatan Pacet berupa krisis air minum.

Legislator dari Fraksi PKB itu menggambarkan, kebutuhan warga akan air minum sungguh memprihatinkan termasuk dalam kebutuhan sehari-harinya.

“Untuk minum dan kebutuhan air lainnya dua RW itu mempergunakan air sawah yang sebelumnya sudah disaring. Namun saya ragu apakah air itu sudah steril atau layak untuk di konsumsi,” katanya melalui telepon selular.

Ia meminta kepada Pemerintah Kabupaten Bandung untuk bisa memperhatikan permasalahan air minum yang memang sangat dibutuhkan warga. Apalagi air merupakan kebutuhan utama bagi manusia.

BeritaTerkait

Orientasi Umum Mahasiswa Magang Universitas Muhammadiyah Banjarmasin dan Poltekkes Kemenkes Palangka Raya 

6 Mei 2026

Dari Dokter ke Legislator, dr. Ratnawati Raih Penghargaan Nasional di CNN Leading Women Awards 2026

6 Mei 2026

Masalah ini jelas membuatnya prihatin, mengingat air bersih yang dikonsumsi berasal dari air sawah dan pamcuran bukan dari mata air. Semoga hal ini bisa menjadi perhatian Pemkab Bandung dan segera ditindaklanjuti.

“Salah satunya dengan pengadaan sumur tanah, itu mungkin bisa lebih baik tinimbang dengan air sawah yang disaring,” ujarnya.

Untuk aspirasi selanjutnya, Elin mengaku di lokasi Reses Masa Sidang III DPRD Kabupaten Bandung yang bertempat di GOR PB Mutiara Desa Nagrak, tidak terlepas dari permasalahan pendidikan, pelayanan kesehatan, sosial dan infrastruktur, yang pastinya akan sama diperjuangkan agar bisa direalisasikan.***

Tags: air sawahResessumur
Previous Post

Kemendagri Dorong UMKM dan Pertashop, Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Next Post

Penutupan TMMD ke-125 di Buru Selatan, Pulau Buru

Related Posts

Ragam

Orientasi Umum Mahasiswa Magang Universitas Muhammadiyah Banjarmasin dan Poltekkes Kemenkes Palangka Raya 

6 Mei 2026
Politik

Dari Dokter ke Legislator, dr. Ratnawati Raih Penghargaan Nasional di CNN Leading Women Awards 2026

6 Mei 2026
Edukasi

Raih Doktor Ke-1.139, Ai Deudeu Maria Dewi Pertahankan Disertasi di UIN SGD Bandung

6 Mei 2026
Ragam

AMKI Sumsel Dorong Sinergi dengan DPRD untuk Tangkal Hoaks 

6 Mei 2026
Ragam

STAI Yogyakarta Adakan Yudisium 2026

6 Mei 2026
Ragam

ATRISI MARITIM DI SELAT HORMUZ: SKENARIO KRISIS ENERGI, KEBUNTUAN DIPLOMASI DAN RISIKO ESKALASI MILITER TERBUKA

6 Mei 2026
Next Post

Penutupan TMMD ke-125 di Buru Selatan, Pulau Buru

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021