KAB. BANDUNG || bedanews.com — Menanggapi pernyataan Kepala Dinas Sosial, H. Indra Respati, bahwa 94 persen masyarakat miskin sudah tercover Universal Health Coverage (UHC), Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bandung, H. Tedi Surahman, dengan tegas meminta data kebenaran perihal tersebut. Bahkan menyatakan siap melakukan perbandingan data.
Tedi tidak memungkiri kalau Pemerintah Kabupaten Bandung sudah melakukan launching UHC pada tahun 2022 kemarin. Namun sekali lagi ia meminta kepada Pemkab Bamdung sejauh mana program UHC sudah diimplementasikan, karena kenyataannya masyarakat miskin yang berobat bahkan ada yang meninggal masih diminta bayaran.
Atas informasi itulah ia mempertanyakan apakah Pemkab Bandung termasuj instansi terkait sudah mengetahui tentang UHC secara signifikan. “Jangan membodohi masyarakat dengan program UHC kalau biayanya masih ditanggung masyarakat miskin. Kasihan masyarakat miskin,” katanya diruangannya Kamis 2023.













