Serang – bedanews.com – Penguatan ekonomi pesantren menjadi salah satu kunci menggerakkan ekonomi syariah nasional. Desainer Pembina Industri Kreatif Penerima Penghargaan Ibu Negara yang juga Pengurus Pusat MES (Masyarakat Ekonomi Syariah), Amy Atmanto menerangkan, Pesantren di Indonesia merupakan potensi besar untuk pengembangan ekonomi syariah.
“Bayangkan, Indonesia mempunyai sekitar 28.194 ribu pesantren dengan sekitar 18 juta orang santri, sehingga santri berpotensi menjadi penggerak ekonomi kerakyatan, ekonomi syariah dan UMKM,” ujar Amy Atmanto dalam Seminar Nasional terkait Pengembangan Ekonomi dan Bisnis Pesantren di Indonesia, dalam rilis yang diterima di Jakarta, Ahad (4/7).
Di samping itu, pesantren juga merupakan pasar. Sekaligus memiliki potensi ekonomi yang besar dalam hal pemenuhan kebutuhan santri diantaranya sandang, pangan, dan energi, sehingga dapat menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan, ekonomi syariah dan UMKM.













