BANDUNG. BEDAnews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berkonsentrasi menangani kasus kekerasan terhadap anak. Upaya ini menjadi sangat penting guna menjaga Kota Bandung sebagai kota layak anak.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP3A) Kota Bandung, Rita Verita mengungkapkan, sepanjang 2021 ini kasus kekerasan terhadap anak terpantau cukup tinggi. Sehingga penanganannya memerlukan keseriusan dan perhatian lebih.
“Data kami, kekerasan terhadap anak justru paling tinggi. Menyusul kekerasan terhadap istri atau perempuan,” ucap Rita di Balai Kota Bandung, Selasa, 8 Juni 2021.
Rita memaparkan, hingga Mei 2021 ada sebanyak 75 kasus kekerasan terhadap anak. Sedangkan kekerasan terhadap istri sebanyak 56 kasus.
Ia mengakui, ukuran kota layak anak tidak ditinjau dari kuantitas kasus yang terjadi. Namun, dilihat dari upaya pemerintah setempat menanggulangi masalah kekerasan terhadap anak.













