Fungsi spiritual zakat adalah membersihkan noda-noda puasa. Selama sebulan berpuasa, meskipun kita berusaha maksimal, pasti ada celah-celah kekurangan kata-kata yang tak terjaga, emosi yang tak terkendali, atau sekadar kelalaian kecil. Zakat fitrah hadir seperti ‘sujud sahwi’ nya puasa, menambal kebocoran-kebocoran pahala yang mungkin terjadi . Lalu fungsi berikutnya adalah fungsi sosial, sebagaimana zakat adalh memuliakan dan memberi makan fakir miskin. Rasulullah dengan tegas menyatakan, ‘Cukupkanlah mereka (orang fakir dan miskin) pada hari raya ini’ (HR. Daruquthni) agar Idul Fitri menjadi hari kemenangan dan kebahagiaan bagi semua. Tapi bagaimana mungkin seseorang disebut merayakan kemenangan jika di sekitarnya ada tetangga yang kelaparan?












