Ia menilai, komunikasi publik juga berperan dalam memastikan masyarakat memahami kebijakan dan hak-haknya, sekaligus membangun kepercayaan terhadap langkah-langkah pemerintah.
Webinar ini menegaskan bahwa, ketahanan pangan bukan sekadar isu pertanian, melainkan isu strategis yang menyangkut aspek ekonomi, sosial, hukum, hingga pertahanan nasional.
Melalui pengelolaan komunikasi publik yang terstruktur, transparan dan partisipatif, pemerintah bersama DPR RI berharap mampu membangun optimisme dan gotong-royong masyarakat dalam mewujudkan swasembada pangan.
Dengan sinergi lintas sektor, ketahanan pangan diharapkan tidak hanya menjadi program, tetapi gerakan nasional menuju kemandirian dan kekuatan bangsa. (Red).












