Sementara itu, saat acara peresmian rumah sakit, Gubernur Banten mengemukakan, penamaan RSUD Muhammad Irsjad Djuwaeli merupakan bentuk pengakuan atas jasa dan komitmen tokoh lokal yang memperjuangkan pembentukan Provinsi Banten.
“Semoga RSUD ini bermanfaat dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya di daerah Labuan dan sekitarnya. Pembangunan rumah sakit ini bersifat berkelanjutan dan fasilitas yang belum tersedia akan terus dilengkapi secara bertahap,” kata Andra Soni.
RSUD yang berdiri di atas lahan 6.545 meter persegi dengan bangunan seluas 8.581 meter persegi itu kini telah beroperasi sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan melayani pasien peserta BPJS Kesehatan.
Fasilitas rumah sakit tersebut tergolong lengkap untuk ukuran rumah sakit regional (daerah), mulai dari IGD modern, CT Scan, USG 4G, ruang operasi canggih, hingga layanan PICU dan NICU.













