Pelajaran dari Yunani, Argentina, dan Sri Lanka menunjukkan bahwa utang yang tidak terkendali bisa menjadi awal dari kehancuran ekonomi dan politik. Jika pemerintah Prabowo tidak segera mengambil langkah reformasi fiskal yang tegas, bukan tidak mungkin Indonesia akan mengalami nasib serupa dengan gelombang protes besar, krisis ekonomi, dan bahkan potensi kejatuhan pemerintahan.
Sejarah telah menunjukkan bahwa negara yang gagal mengelola utangnya akan jatuh dalam krisis. Kini, bola ada di tangan Prabowo, penulis berkeyakinan Presiden kita akan menyelamatkan Indonesia dari jebakan utang, dan membiarkan bom waktu ini meledak. Untuk itu, marilah kita menahan diri dan mendukung segala program perbaikan pemerintah untuk keluar dari masa sangat sulit ini.











