Meski demikian, menurut Viva Yoga, tantangan yang ada menjadi kebanggaan. “Mereka adalah patriot bangsa,” tegasnya.
Disebut patriot bangsa, sebab para transmigran mengolah tanah di lahan-lahan kosong dan berjuang untuk mengubah nasib. “Usaha mereka berbuah pada meningkatkannya taraf hidup dan menciptakan pertumbuhan baru di Indonesia,” paparnya.
Dikatakan, ada dampak besar dari kehadiran transmigran di lokasi penempatan. Pertama, memekarkan daerah. Hadirnya para patriot bangsa itu telah mampu menciptakan 1567 Ibu, Kota & Desa, 466 Kecamatan, 116 Kabupaten dan 3 Provinsi. “Kalimantan Utara, Sulawesi Barat dan Papua Selatan adalah 3 provinsi produk transmigran,” ujar alumni Pascasarjana UI itu.
Kedua, model distribusi masyarakat melalui program transmigrasi secara fakta menjadi perekat bangsa.












