Bandung, BEDAnews
Wakil Walikota Bandung, Ayi Vivanada didampingi Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bandung, Cucu Saputra, Selasa (17/04) melakukan peninjauan Ujian Nasional (UN) di SMAN 1 Bandung, Jl. Ir. H. Juanda No. 93 Bandung.
Menurut Ayi, sampai saat ini tidak ditemukan indikasi kebocoran soal ujian dan semua berjalan dengan lancar dan tertib. Pengawasan tidak hanya dilakukan oleh pihak sekolah juga disertakan pengawas independen, seperti SMAN satu juga pengawas independennya dari Universitas Pendidikan Indonesia, katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ayi memastikan tidak ada pungutan yang dibebankan kepada siswa dalam pelaksanaan UN, "tidak dibenarkan adanya pungutan kepada siswa, jika ditemukan tolong dilaporkan dengan jelas dan dimana kami akan tindak," tegas Ayi.
Sementara terkait pengawalan ketat UN hingga melibatkan pihak kepolisian, Ayi berpendapat bahwa hal itu untuk mengindari kebocoran soal dan menghindari sabotase dunia pendidikan dengan adanya joki dan kunci jawaban.
Lebih lanjut ayi menghimbau kepada semua siswa untuk lebih percaya diri dalam menghadapi ujian, "Kepada siswa jika menemukan kunci jawaban jangan percaya, percayalah pada kemampuan diri sendiri, karena ujian nasional ini juga merupakan ujian kejujuran sebuah bangsa, dan saya percaya tidak ada satupun guru dan kepala sekolah yang membocorkan soal karena diawasi sangat ketat sekali dan dijaga pemerintah," katanya.
Ayi berharap semua peserta ujian lulus semua seiring dengan tingkat kejujuran yang mencapai seratus persen. "Sekolah adalah institusi yang dipercaya oleh orang tua untuk memberikan pendidikan yang terbaik bagi putra-putrinya sehingga mereka bisa menjadi generasi masa depan bangsa yang jujur berkualitas dan memiliki daya saing tinggi tentunya," ujar Ayi. ***











