Bandung, BEDAnews
Sebanyak delapan anggota jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat dan Pegawai Negeri Sipil (PNS), keracunan ketika memakan bubur ayam yang dibeli di kantin Mapolda Jabar, Senin (16/4).
Belum diketahui penyebab keracunan tersebut. “Kejadiannya usai apel pagi sekitar pukul sembilan. Mereka setelah apel membeli bubur di kantin,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar, Komisaris Besar Martinus Sitompul.
Martin melanjutkan, satu jam setelah memakan bubur tersebut, mereka merasa mual, mules, dan pusing. “Diduga, itu diakibatkan bahan pengawet yang terkandung dalam salah satu pelengkap bubur ayam tersebut,” ucapnya.
Dijelaskan Martin, penyebab keracunan bisa saja dari kerupuk, sambal, atau kecap yang ada di bubur tersebut. Untuk keperluan olah tempat kejadian, juga penyelidikan, dijelaskan Martinus, Propam turut memeriksa kantin yang menjual bubur tersebut. Apakah ada sabotase, dia belum dapat memastikannya.
Mereka yang keracunan, Iptu Sumardiana selaku Spripim Polda Jabar, Komisaris Daros (Krimum Polda Jabar), Briptu Ryan (Krimsus Polda Jabar), Aipda Yosef, (Krimsus Polda Jabar), Aipda Agus (Krimsus Polda Jabar), dan Kompol Setia Widodo (Krimum Polda Jabar). Sedangkan PNS, yakni Ecin Kuraesin (PNS Samapta) dan Fachrudin (PNS Krimum).
“Semua korban dilarikan ke RS Sartika Asih, dan RS Al Islam. Hingga kini, yang dirawat tinggal dua, yaitu Aipda Yosef dan Aipda Agus di RS Sartika Asih. Yang lainnya sudah pulang,” pungkasnya. (Lanie)











