• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Anggota Polda Jabar Keracunan Bubur Ayam

Anggota Polda Jabar Keracunan Bubur Ayam

Asep Budi by Asep Budi
17 April 2012
in Tak Berkategori
7
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, BEDAnews

Sebanyak delapan anggota jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat dan Pegawai Negeri Sipil (PNS), keracunan ketika memakan bubur ayam yang dibeli di kantin Mapolda Jabar, Senin (16/4).

Belum diketahui penyebab keracunan tersebut. “Kejadiannya usai apel pagi sekitar pukul sembilan. Mereka setelah apel membeli bubur di kantin,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar, Komisaris Besar Martinus Sitompul.

Martin melanjutkan, satu jam setelah memakan bubur tersebut, mereka merasa mual, mules, dan pusing. “Diduga, itu diakibatkan bahan pengawet yang terkandung dalam salah satu pelengkap bubur ayam tersebut,” ucapnya.

BeritaTerkait

Perkuat Toleransi, Kapolres Demak Bangun Sinergi dengan Jemaat GKJ

7 November 2026

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026

Dijelaskan Martin, penyebab keracunan bisa saja dari kerupuk, sambal, atau kecap yang ada di bubur tersebut. Untuk keperluan olah tempat kejadian, juga penyelidikan, dijelaskan Martinus, Propam turut memeriksa kantin yang menjual bubur tersebut. Apakah ada sabotase, dia belum dapat memastikannya.

Mereka yang keracunan, Iptu Sumardiana selaku Spripim Polda Jabar, Komisaris Daros (Krimum Polda Jabar), Briptu Ryan (Krimsus Polda Jabar), Aipda Yosef, (Krimsus Polda Jabar), Aipda Agus (Krimsus Polda Jabar), dan Kompol Setia Widodo (Krimum Polda Jabar). Sedangkan PNS, yakni Ecin Kuraesin (PNS Samapta) dan Fachrudin (PNS Krimum).

“Semua korban dilarikan ke RS Sartika Asih, dan RS Al Islam. Hingga kini, yang dirawat tinggal dua, yaitu Aipda Yosef dan Aipda Agus di RS Sartika Asih. Yang lainnya sudah pulang,” pungkasnya. (Lanie)

Previous Post

Dinsos Garut Siap Rekrut 24 Tenaga Pendamping PKH

Next Post

Wakil Walikota Bandung Pantau UN

Related Posts

TNI-POLRI

Perkuat Toleransi, Kapolres Demak Bangun Sinergi dengan Jemaat GKJ

7 November 2026
Ragam

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026
Ragam

Pemuda Berdampak: Satukan Gagasan, Bangun Gerakan Menuju Deklarasi Wilayah Kota Cilegon

7 November 2026
TNI-POLRI

Misa Ekaristi TNI-Polri di Polda Kaltim, Perkuat Iman dan Kebersamaan dalam Pengabdian

7 November 2026
TNI-POLRI

Kodim Ponorogo Gelar Do’a Syukur Peringati Hari Pahlawan 2026

7 November 2026
Ragam

Ekonomi Hijau Jadi Fokus Perencanaan Pembangunan Kalimantan Utara

7 November 2026
Next Post

Wakil Walikota Bandung Pantau UN

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021