“Ngak hanya diterbitkan loh! Artikel-artikel hasil konferensi sering dibidik oleh para pengambil keputusan untuk dijadikan pertimbangan kebijakan, baik pemerintah maupun dunia usaha. Para pemenang Nobel dilahirkan dari dunia konferensi,“ ujarnya.
Peristiwa konferesi juga dimanfaatkan untuk berkenalan dengan para akademisi dari berbagai negara. Dari kenalan itu berlanjut ke riset bersama secara kolaborasi dan tentunya publikasi bersama pula. Di situ sering muncul berbagai proyek riset berkelanjutan.
“Nah, lebih serunya lagi nih. Khusus bagi mereka yang suka traveling. Usai konferensi itu adacity tour. Waah orang bisa konferensi keliling dunia tuh! Kecuali di masa pandemi pasti polanya virtual. City tour itu bonus aja sih karena yang paling berkesan tetap pengalamanya itu,” ungkapnya.













