Diketahui, dalam kegiatan itu ada buku saku yang diterima para peserta, di dalamnya terdapat penyampaian perihal Moderasi agama yang dikenal dalam tradisi berbagai agama, dalam Islam mengenal konsep Wasathiyah, Kristen konsep Golden Mean, Buddha konsep Majjhima Patipada, Hindu konsep Madyhamika, Konghucu Zhong Yong.
Tradisi agama selalu ada jalan tengah mengacu pada titik makna yang sama memiliki jalan tengah diantara dua kutub ekstrem dan tidak berlebihan merupakan sikap beragama yang paling ideal.
Moderasi sudah lama dikenal dalam sebagai prinsip hidup dalam sejarah manusia, dalam mitologi Yunani Kuno prinsip Moderasi sudah dikenal dan di pahatkan, pada inskripsi patung Apollo dengan tulisan Meden Agan yang berarti tidak berlebihan.
Prinsip Moderasi saat ini sudah dipahami sebagai nilai untuk melakukan segala sesuatu secara proporsional tidak berlebihan, seorang moderat dalam hal makanan, misalnya akan menyantap segala jenis makanan, tapi membatasi porsinya agar tidak menimbulkan penyakit.












