Hal kenapa dan mengapa nya, tentu PS lebih tahu. Namun hal ini butuh “sinyal transparansi”, sehingga mendapatkan dukungan kesabaran publik dan tidak menyisakan isu dan tanda tanya, yang lalu melahirkan kegalauan bagi publik khususnya di sektor law enforcement di bawah komando kepemimpinannya terhadap dua kasus istimewa dan amat strategis dari sisi politik menambah jaringan dukungan terhadap prabowo dan pemerintahannya, oleh sebab kedua aktor politik tersebut umumnya tidak disukai publik, melainkan banyak yang membenci kedua orang bapak dan anak tersebut yang jiwa dan perilakunya bak pinang dibelah dua.
Selanjutnya, dalil adanya faktor law enforcement yang berkesan disfungsional, karena PS. sejatinya tinggal tunjuk jari kepada bawahannya Kapolri atau Jaksa Agung, untuk periksa terhadap eksistensi serta keabsahan Ijazah S1 Jokowi dan atas dasar hak prerogatif, PS dapat mencopot jabatan diantara kedua pejabat dimaksud, andai perintah proses hukum terkait ijazah palsu diabaikan.













