• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Tomat Ikutan Latah Naik Harga

Tomat Ikutan Latah Naik Harga

Asep Budi by Asep Budi
26 Maret 2013
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Garut, BEDAnews

Harga tomat di Pasar Guntur Ciawitali Garut, pun latah ikut ikutan naik, meniru rekannya bawang putih dan bawang merah. Selai itu kenaikan harga juga terjadi pada mata dagangan brokoli, bungkol, serta kentang.

Sekarang harga tomat mencapai sekitar Rp. 12 ribu per kilogram, padahal sebelumnya berkisar Rp. 3.000 – Rp. 4.000 per kilogram. Terjadinya kenaikan harga, antara lain lantaran pasokan kurang, ungkap Kepala UPTD pasar Guntur Ciawitali Garut, H. Dayat, saat dijumpai bedanews.com, Jum’at (22/3).

Kini, harga bawang putih di Pasar Guntur berkisar Rp. 60 ribu hingga Rp. 70 ribu per kilogram. Bahkan, tiga hari sebelumnya sempat bertengger pada Rp. 80 ribu per kilogram dan harga ini melalui pedagang eceran. Sedangkan harga grosir sekitar Rp. 53 ribu per kilogram, katanya.

Adapun harga normal bawang putih berkisar Rp. 30 ribu hingga Rp. 32 ribu per kilogram. Kemudian kini harga bawang merah grosiran berkisar Rp. 36 ribu hingga Rp. 38 ribu per kilogram. Namun harga eceran bervarasi, dari Rp. 40 ribu hingga Rp. 45 ribu per kilogram. Dan kenaikan harga bawang putih, dan bawang merah itu, berlangsung sejak sepekan lalu, juga lantaran pasokan kurang.

Sementara Bawang karungan/ grosir harganya lebih murah. Umumnya belum disortir, dan belum dibersihkan, di tangan pengecer disortir, dipisahkan sesuai ukuran, kemudian dibersihkan. Melalui pengecer, bawang sampai ke tangan konsumen dengan harga beda, ungkapnya. (Sighar)

BeritaTerkait

Inovasi Pertanian Cerdas Bawa Mahasiswa USB YPKP Bandung Juara Nasional

18 April 2026

Ketua DPRD Kab. Bandung Renie Rahayu Gunakan Hak Jawab Terkait Retret di Magelang

18 April 2026
Previous Post

Dishub Garut Gulirkan Terobosan Inovatif

Next Post

Harga Bumbu Dapur di Garut Fluktuatif

Related Posts

Edukasi

Inovasi Pertanian Cerdas Bawa Mahasiswa USB YPKP Bandung Juara Nasional

18 April 2026
Headline

Ketua DPRD Kab. Bandung Renie Rahayu Gunakan Hak Jawab Terkait Retret di Magelang

18 April 2026
Edukasi

Disperkimtan Hadiri Agenda Lanjutan Terdampak Banjir di Desa Panyadap

18 April 2026
Edukasi

Anggota DPRD Iman dan Iyep Hadir di PAW Kades Margaasih, Kadis DPMD Supardian Harap Kades Terpilih Bisa Totalitas

18 April 2026
TNI-POLRI

Koramil 1714-01/Mulia Menjadi Pelindung Rakyat Dampingi Evakuasi Korban Menuju RSUD Nabire

18 April 2026
TNI-POLRI

Penembakan di Papua: Dua Insiden Berbeda, Tidak Saling Berkaitan

18 April 2026
Next Post

Harga Bumbu Dapur di Garut Fluktuatif

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021