Selain itu, terdapat satu faktor penting lainnya, yaitu dukungan dari sektor swasta. Keterlibatan pihak-pihak nonpemerintah atau swasta berpotensi menjadi sumber pendanaan alternatif yang signifikan untuk mendukung pembangunan proyek GSW secara berkelanjutan.
Diskusi kami juga mencakup banyak isu lain yang tak kalah penting, seperti pengembangan MRT Jakarta, pemanfaatan obligasi daerah untuk pembiayaan pembangunan, pengelolaan Jakarta International Stadium (JIS), kemacetan, samapah, revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM), pengembangan kawasan Kota Tua, hingga penguatan lembaga-lembaga pendidikan seni seperti Institut Kesenian Jakarta (IKJ) dan banyak lagi hal lainnya.
Semua persoalan tersebut dijelaskan oleh Bang Foke dengan sudut pandang seorang insinyur tata kota lulusan Jerman. Dalam konteks ini, sudah menjadi pemahaman umum bahwa Bang Foke adalah sosok yang sangat menguasai kerangka perencanaan, pelaksanaan, hingga dinamika sosial-politik dalam pembangunan sebuah kota besar seperti Jakarta.












