HeadlineRagam

Tertibkan Penggunaan GrabWheels, Grab Siagakan Satgas

BANDUNG,– Alat mobilitas pribadi (AMP) telah menjadi alternatif diminati oleh masyarakat, terutama kaum milenial. Selain menjadi transportasi yang mudah dan terjangkau untuk jarak pendek, alat mobilitas pribadi menjadi pilihan yang ramah lingkungan.

Seiring dengan meningkatnya animo dan antusiasme masyarakat terhadap alat mobilitas pribadi, khususnya GrabWheels di Bandung, Grab aplikasi serba bisa terkemuka di Asia Tenggara menghadirkan safety roadshow sebagai sarana edukasi penggunaan GrabWheels secara aman dan nyaman kepada pengguna.

Dalam pelaksanaan safety roadshow, Grab juga memperkenalkan inisiatif keamanan terbaru, Three Es: Educate more, Equip more and Enforce more untuk meminimalisir pelanggaran dan risiko kecelakaan sekaligus memperkuat komitmen Grab dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman dan nyaman untuk semua kalangan di Bandung.

“Kami memahami bahwa saat ini sedang marak penggunaan skuter listrik di masyarakat. Grab berkomitmen untuk menyediakan ekosistem AMP seperti skuter listrik, yang aman bagi semua pengguna,” kata Partner Engagement, Grab Jawa Barat, Mawaddi Lubby di kawasan Trans Studio Bandung, Senin (23/12).

Menurutnya, prioritas Grab selalu pada keamanan dan keselamatan pengguna GrabWheels. Karena itu, Grab senantiasa mengedukasi para pengguna agar berkendara secara bertanggung jawab di jalur yang diperbolehkan.

“Bagi masyarakat yang belum berusia 18 tahun, kami harap tidak menggunakan GrabWheels. Dan 1 skuter listrik hanya boleh untuk 1 orang pengendara,” kata Mawaddi.

Ia menambahkan, sejak pertama kali skuter listrik GrabWheels hadir di Indonesia, Grab telah memberlakukan berbagai peraturan dan inisiatif keselamatan diantaranya pengguna GrabWheels harus berusia minimal 18 tahun ke atas serta hanya 1 orang yang diperbolehkan untuk mengendarai 1 skuter listrik dan tidak diperbolehkan untuk berboncengan.

Selain itu, pengguna GrabWheels juga harus mengatur limit kecepatan skuter listrik hingga 15km/jam serta melengkapi skuter listrik dengan lampu yang secara otomatis menyala dan reflektor sehingga tetap terlihat ketika malam hari.

“Grab juga menghadirkan Station Managers terutama di wilayah dengan permintaan layanan GrabWheels yang tinggi seperti Dago, Dipati Ukur, dan Riau untuk mengedukasi pengguna mengenai cara mengendarai GrabWheels yang aman serta secara aktif menyediakan edukasi keamanan berkendara di lokasi parkir dan melalui aplikasi dan media sosial,” ujarnya.

Sejak beberapa minggu terakhir di Bandung, Grab telah memperkenalkan standar keselamatan tambahan yakni Better educate, mengedukasi pengguna tentang perilaku berkendara yang aman, apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan ketika mengendarai skuter listrik.

Kemudian Better equip, melengkapi skuter listrik dan pengguna dengan fitur keamanan tambahan, serta Better enforce, menegakkan aturan penggunaan skuter listrik yang lebih aman dan bertanggung jawab.

Grab menambahkan informasi keamanan di lokasi parkir dan melalui aplikasi serta akan meluncurkan kampanye online dan offline untuk menyebarkan informasi penggunaan skuter listrik yang aman dan bertanggung jawab.

Selain mengedukasi para penggunanya, Grab juga akan menyiapkan anggota Satuan Tugas (Satgas) dan Manajer Stasiun di beberapa wilayah utama Bandung, seperti Dago dan Riau serta akan tersebar di wilayah lainnya.

Pengguna yang terbukti melanggar aturan keselamatan GrabWheels, seperti berkendara berboncengan dengan 1 skuter listrik atau membiarkan anak di bawah umur untuk mengendarai skuter, dan sebagainya akan didenda sebesar Rp300,000. Akun mereka juga akan ditangguhkan.

“Kami mendukung langkah Grab dalam mencegah dan meminimalisir resiko kecelakaan pada alat mobilitas pribadi (AMP), seperti skuter listrik, yang saat ini sedang menjadi tren di masyarakat. Dari aspek legal, Grab akan bekerja sama dengan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Dishub Kota Bandung dan instansi terkait lainnya. Kami juga mengimbau kepada para pengguna untuk senantiasa lebih bijak dan bertanggung jawab dalam berkendara. Ikuti peraturan yang sudah ditetapkan demi menjaga keamanan dan keselamatan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Ricky Gustiadi.

Saat ini, Grab telah menyediakan sejumlah 400 GrabWheels dengan titik parkir yang tersebar di kurang lebih 65 titik diantaranya Eduplex Dago, Bakso Boedjangan (Cihampelas & Graha Pos Bandung) dan Warung Upnormal (Riau, Dipati Ukur, Sumur Bandung, Coffee Warehouse, Coffee Roaster Riau, Pasir Kaliki). Grab juga menyediakan layanan GrabWheels di sejumlah kawasan di kota Bandung seperti pusat perbelanjaan dan kampus. [nie/*]

Tags
Selanjutnya

Related Articles

Back to top button
Close