Cimahi, BEDAnews
LSM Terima Rorongsokan Istimewa (Terorist) Jawa Barat, mengancam akan golput pada Pemilukada Cimahi September mendatang. Pasalnya, pasangan balon walikota yang mendaftarkan diri ke KPU Kota Cimahi dianggap tak pro kaum marjinal.
Menurut Ketua Umum Terorist Jawa Barat Tatan Sophian, dari pasangan walikota dan wakil walikota Cimahi yang sudah mendaftarkan diri, disinyalir belum mampu mengemban amanah kaum marjinal, yang bisa memperbaiki permasalahan ekonomi, budaya dan social.
"Maka dari itu, Terorist Jabar, mengintruksikan kepada pengurus, kader, anggota dan simpatisan Terorist untuk golput di Pilkada Cimahi tahun ini," tegasnya.
Sikap golput yang diambil Terorist terseut menurut Tatan, merupakan pilihan yang sudah bijaksana, karena pasangan balon yang ada diindikasikan tidak akan memberikan perubahan yang berarti bagi kaum marjinal seperti petani, PKL, tukang becak, pemulung dan kaum marjinal lainnya. Padahal, salah satu tujuan dari Pemilukada adalah bagaimana rakyat bisa sejahtera dibawah pemimpin yang terpilih.
"Atas kondisi tersebut, Terorist Jabar dengan pilihan sadar meragukan kemampuan para pasangan balon menuju perbaikan kesejahteraan masyarakat, khusunya kaum marjinal yang ada di Kota Cimahi,” papar dia.
Dari semua balon yang ada, Tatan menilai belum mampu untuk menjalankan amanah rakyat Cimahi. Yang ada hanya berebut kursi kekuasaan saja. “Jika mengutip pidato bung Karno saat kelahiran Pancasila pada 1 Juni 1945, Indonesia dibentuk bukan untuk kepentingan kelompok, Indonesia dibentuk bukan untuk satu agama, rasa atau golongan tertentu, tapi Indonesia dibentuk untuk seluruh rakyat Indonesia.
Ditambahkan Tatan, apa yang disampaikan Bung Karno tersebut dapat diimplementasikan oleh pemerintahan Kota Cimahi dimasa sekarang dan dimasa yang akan datang. Dengan demikian cita-cita dan harapan untuk sejahtera bisa diwujudkan. “Pemimpin sekarang dan yang terpilih nantinya harus mampu menjaga amanah masyarakat Cimahi yang seutuhnya," tandasnya.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Cimahi Ikin Sodikin mengatakan, pihaknya selalu menghimbau supaya masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya dengan sebaik-baiknya sesuai dengan pilihan masing-masing.
“Jika ada yang bersikap golput, hal itu justru secara tidak langsung menyetujui siapapun pemimpin Cimahi yang terpilih, sebaiknya gunakanlah hak pilih itu dengan baik,” kata Ikin saat dihubungi. (M.Fachry)











