“Dengan cepat dia membantu dengan memberi petunjuk tentang potensi dan tantangan ke depan dari suatu organisasi baru. Sehingga, kami jadi gampang merumuskannya,” kata Suryadi mengutip ulang pengakuan jenderal itu.
Pendek kata, ketiga sosok tersebut (red-Dofiri, Dedi dan Chrysnanda), menjadi kunci di institusi Polri yang memang masih banyak diwarnai “iklim atasan bawahan”. Tentu saja, lanjutnya, harus ada sahutan positif dari jajaran pimpinan yang lain
Jaminan pembenahan ke dalam akan terwujud sebagai langkah Polri keluar, bila ada konsistensi pada setiap atasan dan pengawas untuk menumbuhkan kesasadaran. “Tingkat keberesna dan disiplin ke dalam, bagi Polri sangat penting, dengan tujuan pelayanan terbaik keluar untuk masyarakat,” urai Suryadi.












