Berkenaan dengan urusan dalam, lulusan terbaik Akpol 1989 ini, juga pernah melalui jabatan sebagai Asisten Logistik Kapolri, setelah sebelumnya menjabat Kapolda DIY dan Banten.
Jadi, menurut Suryadi, untuk urusan-urusan pembenahan ke dalam, seharusnya Kapolri sangat banyak terbantu. Apalagi ada Irwasum baru yang mumpuni dalam mengelola SDM Polri. Di masa lalu. Dedi juga pernah menjadi orang nomor satu memimpin Polda Kalteng dan Kepala Divisi Humas Polri.
Bertambah matang lagi, mengingat Chrysnanda yang memang Polisi intelektual, adalah pendidik yang berani dan lugas. Sebagaimana Dedi, Chrysnanda juga guru besar. Suami seorang dokter ini, banyak makan asam garam Korlantas, tapi pada saat yang sama ia “guru” di STIK/PTIK.
Seorang jenderal di Satuan Kerja dalam institusi Polri mengaku, pernah mengalami kesulitan ketika harus merumuskan susunan organisasi baru untuk diusulkan ke Kapolri.












