Sebagai tindak lanjut, Gubernur telah memerintahkan Dinas Perhubungan memberikan teguran keras kepada Pelindo. Ia menegaskan bahwa, kejadian seperti ini tidak boleh terulang. Meskipun Pelindo telah mengakui kesalahan dan menyampaikan permohonan maaf kepada Pemerintah Provinsi maupun masyarakat, Pramono menolak alasan Pelindo yang menyebut lonjakan terjadi akibat libur panjang Idulfitri serta kedatangan tiga kapal di luar jadwal—yakni MSC Adu V, Ever Balmy dan Starship Venus—yang menyebabkan lonjakan volume bongkar muat di Terminal NPCT 1.
Masalah Banjir, Bau Menyengat RDF Rorotan, Penertiban Pendemo, Kendala Normalisasi Ciliwung, dan Bobolnya Sistem Bank DKI
Kemacetan di Tanjung Priok hanyalah salah satu dari sekian banyak persoalan yang membelit Jakarta. Kemacetan rutin di berbagai titik lain pun belum mampu diatasi secara efektif oleh Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta. Sementara itu, masalah banjir yang tak kunjung terselesaikan semakin parah akibat lambannya respons Dinas Sumber Daya Air. Kondisi ini memaksa Gubernur turun tangan langsung, meninjau sejumlah titik banjir dari udara menggunakan helikopter. Meski kembali menyampaikan permohonan maaf kepada warga, ia tetap enggan menyalahkan pihak mana pun secara terbuka.












