Politik

Tanggapi Dewan Pemprov Tangguhkan Pengosongan lahan Pahlawan 70

Bandung, BEDAnews.com

Pemprov Jabar akhirnya mengikuti permintaan Komisi V DPRD Jabar untuk menangguhkan proses pengosongan gedung di lahan Jalan Pahlawan No. 70 Bandung yang rencananya akan dibangun gedung pertemuan international yang akan dilengkapi dengan hotel dan toko-toko tematik kesenian dan kebudayaan Jabar.

Hal ini diungkapkan Asissten Administrasi pemerintahan provinsi Jawa Barat Iwa Karwniwa usai rapat kerja dengan komisi V DPRD Jabar membahas permintaan Komisi V untuk mencabut atau menangguhkan permintaan pengosongan lahan tersebut, Kamis (5/2/2014).

Dikatakan Iwa, DPRD nuansanya sangat bagus terkait dengan UU 23 tahun 2014, sedang yang kami kaji itu sejak 2011, 2012 dimana kewenangan SMK/A itu ada di kabupaten kota, sehingga pusat pelatihan guru ini pada saat dilakukan analisa oleh biro organisasi memang secara organisasi kurang optimal, alias di zona merah sehingga atas dasar itulah maka saat itu organisasinya digabungkan dengan organisasi pendidikan untuk SMA.

Lebih jauh dikatakan Iwa, mengingat organisasi itu tidak dioptimalkan, sehingga dengan pergub balai itu digabung. Maka berdasarkan pertimbangan biro PBD maupun juga kimrum aset itu harus segara dioptimalkan.

Seiring dengan perjalan waktu, terbitlah UU 23/2014 dimana kewenangan SMA/SMK menjadi kewenangan provinsi, yang pelaksanaannya efektif mulaI 2016, atas dasar itulah hasil masukan dari rapat tadi.

“Jadi untuk sementara sampai pembahasan lebih lanjut, pengosongan lahan ditangguhkan, kita rapatkan lebih lanjut, ditangguhkan untuk dikaji lebih mendalam, disesuaikan dengan masukan-masukan dari komisi V,” kata Iwa.

Komisi V mendukung adanya tempat itu tetapi dikaji lebih baik terkait dengan apabila nanti itu dikosongkan tempat untuk lab itu sudah ada pengganti yang sudah bisa dilaksanakan sehingga, tidak ada stagnasi dalam proses belajar mengajar. “Dan itu kami dukung serta kami lakukan konsolidasi lebih lanjut, dalam rangka supaya keduanya bisa berjalan seiring sejalan sehingga proses pembelajaran tidak terganggu, selama ini belum terganggu karena belum terjadi karena baru pembahasan saja,” katanya. @hermanto

Baca Juga  Menurut Oded, Sosialisasi Proses Politik Harus Terus Digelorakan

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close
Close