JAKARTA || Bedanews.com – Pengamat politik dan hukum, Muslim Arbi menyoroti sikap Presiden Prabowo Subianto terkait wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Muslim Arbi menilai, tidak adanya ucapan bela sungkawa resmi dari Presiden Prabowo menunjukkan kehati-hatian yang berlebihan terhadap Amerika Serikat di tengah eskalasi konflik kawasan.
Menurut Muslim Arbi, dalam tradisi diplomasi dunia Islam, wafatnya seorang pemimpin spiritual sekaliber Ali Khamenei bukan hanya peristiwa domestik Iran, tetapi memiliki resonansi geopolitik dan emosional di berbagai negara berpenduduk Muslim. Ia menilai, setidaknya pernyataan empati kemanusiaan dapat disampaikan tanpa harus masuk pada posisi politik tertentu.
“Ini bukan hanya soal politik luar negeri, tetapi juga sensitivitas terhadap solidaritas umat. Prabowo terlihat takut ke AS dengan tidak mengucapkan bela sungkawa,” ujarnya dalam keterangan kepada wartawan, Senin (2/3/2026).












