Muslim Arbi membandingkan sikap Indonesia dengan langkah Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, yang secara terbuka menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Ali Khamenei di tengah ketegangan global. Menurutnya, langkah Malaysia menunjukkan keberanian diplomatik dalam mengekspresikan posisi moral tanpa harus memutus relasi strategis dengan negara Barat.
Ia berpendapat bahwa, Indonesia selama ini dikenal dengan politik luar negeri bebas aktif. Prinsip tersebut, kata Muslim Arbi, semestinya memungkinkan pemerintah menyampaikan sikap kemanusiaan tanpa dianggap berpihak secara militer atau strategis. “Bebas aktif bukan berarti diam dalam setiap peristiwa besar dunia,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Istana Kepresidenan yang secara spesifik menyampaikan ucapan duka cita atas wafatnya Ali Khamenei. Pemerintah Indonesia sebelumnya hanya menyampaikan imbauan agar semua pihak menahan diri dan mengedepankan penyelesaian damai atas konflik yang terjadi.












