Bandung, Bedanews.com
Sya’ban, bulan yang sering kali terlewatkan di antara Rajab dan Ramadan, memiliki nilai spiritual yang sangat penting bagi umat Islam. Bulan ini adalah waktu untuk memurnikan kualitas iman, bukan hanya menambah sensasi ibadah.
Demikian dipaparkan Prof. Dr. H. A. Rusdiana, MM., Guru Besar Manajemen Pendidikan, dalam wawancara eksklusif dengan Bedanews.com, Rabu,21 Januari 2026.
Prof. Rusdiana mengungkapkan bahwa Sya’ban adalah bulan untuk memperbaiki disiplin proses, muhasabah, dan kesiapan ruhani. “Sya’ban adalah bulan pemurnian kualitas, bukan penambahan sensasi. Ia mengajari disiplin proses: amal kecil yang dijaga lebih kuat daripada amal besar yang putus,” ujar Rusdiana yang juga Dewan Pembina PERMAPEDIS Jawa Barat.
Lebih jauh Ia mengatakan bahhwa pesan edukasi Sya’ban adalah pendidikan ketahanan karakter. Sya’ban menanamkan self-regulated learning, keteraturan emosional, moderasi, dan kesinambungan. “Sya’ban melatih keteraturan emosional: tidak mudah terpancing, tidak reaktif, karena keberhasilan ibadah sangat dipengaruhi stabilitas batin,” tambah Prof. Rusdiana.













