Legislator senior yang juga Ketua DPD PAN Kabupaten Bandung, mengakui, APBD disusun setiap tahun oleh pemerintah daerah bersama DPRD untuk memastikan penggunaan anggaran yang efektif dan efisien.
Namun selama ini sebagian masih ada yang mengarah pada kegiatan seremonial yang bisa saja berorientasi pada berkurangnya pelayanan kepada masyarakat. Ini perlu segera disikapi dengan bijak agar penyelenggaraan APBD bisa tepat sasaran dari perencanaan yang sudah ditetapkan.
“Rakyat itu butuh bukti nyata kerja, bukan terus dipaksa mengkonsumsi kegiatan-kegiatan seremonial, sehingga konsentrasi penempatan anggaran sebagiannya seolah tergerus dengan kegiatan tersebut,” pungkasnya.***













