
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua STAI Yogyakarta, Dr. Diyah Mintasih, S.Pd.I., M.Pd.
Dalam sambutannya, Dr. Diyah menekankan pentingnya adaptasi dan inovasi dalam metode pembelajaran bahasa Arab agar relevan dengan kebutuhan zaman dan pasar kerja. “Bahasa Arab bukan hanya alat komunikasi keagamaan, tetapi juga jembatan untuk memahami budaya dan membuka peluang ekonomi, terutama di sektor pariwisata yang terus berkembang,” ujarnya.
Muhammad Rofik Mualimin, Lc., M.Pd.I., bertindak sebagai moderator yang memandu jalannya diskusi, memastikan interaksi yang hidup dan produktif antara pemateri dan peserta. Kehadiran sekitar 200 orang peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap topik ini. Peserta yang hadir berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa, peneliti, dosen, tenaga kependidikan (tendik), hingga para praktisi di bidang pendidikan dan pariwisata.













