Cimahi, BEDAnews-
Sejumlah Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Kota Cimahi kembali mempertanyakan pencairan dana hibah tunjangan daerah tahun anggaran 2011 dan 2012 yang sampai saat ini tidak diturunkan. “Kami sangat menanti apakah dana itu akan dicairkan atau tidak, karena sampai saat ini belum pernah ada pemberitahuan dari Disdikpora Kota Cimahi,” kata seorang guru sebut saja bernama Bayu kepada BEDAnews, Selasa (6/5).
Diungkapkannya, jika memang ada kendala seharusnya Disidkpora Kota Cimahi menyampaikan pemberitahuan kepada para PTK melalui sekolah masing-masing, sehingga ada kejelasan soal itu, dan para guru maupun tenaga kependidikan tidak menaruh ‘curiga’ akan hal itu. “Hingga saat ini kami tidak pernah tahu apa yang menjadikan alasan Disidkpora tidak mencairkan dana tersebut, jika memang tidak bisa dicairkan harus ada penjelasannya. Apakah dana tersebut dikembalikan lagi ke kas daerah atau tidak, ini uang APBD jadi harus ada transparansinya ” ungkapnya.
Kepala Disidkpora Kota Cimahi Eddy Junaedi mengatakan, dana Tunjagan daerah atau Hibah tersebut tidak bisa dicairkan karena tidak ada petunjuk teknisnya.”Setelah ditanyakan kepada yang mengelolanya dana tersebut tak bisa dicairkan karena tidak ada petunjuk teknisnya,” katanya lewat pesan singkat.
Hal yang berbeda dikatakan Mantan Kadisdikpora Kota Cimahi Tata Wikanta. Saat melakukan pemantauan hasil Pileg di PPK Kecamatan Cimahi Selatan beberapa waktu lalu, Tata menyebutkan, tak dicairkannya dana Tunda tahun anggaran 2011 dan 2012 dengan alasan dananya tidak mencukupi. “Karena dananya tak cukup maka kamipun tak mencairkan dana itu,” katanya. (bun)











