Ketika satu kecamatan atau daerah tidak ada sekolahnya, maka mereka sekolah di luar kecamatan itu dan pasti jauh, karena kecamatan punya hamparan wilayah yang lumayan luas kalau di Jawa Barat itu.
“Di Jawa Barat itu blank spot nya masih terlalu banyak. Blank spot sekolah negeri di kecamatan-kecamatan yang belum punya SMA/SMK negeri itu banyak.” Ujarnya
Sehingga ketika suatu kecamatan tidak ada sekolah negerinya, dengan kondisi ada zonasi murni 90% diterapkan, akan menyebabkan adanya penumpukan persaingan dari calon peserta didik, dan yang jaraknya jauh dari titik sekolah yang ada, dipastikan akan kalah karena jauhnya.
“Ini yang dikawatirkan dan sudah banyak keluhan bahwa anaknya tidak sekolah karena jauh dari mana-mana ketika zonasi itu dilakukan,” pungkasnya.@












