BANDUNG, – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program Zero Bullying di lingkungan sekolah. Program ini dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran siswa untuk saling menghargai dan menumbuhkan empati sejak dini.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Muhamad Syahlevi Erwin Apandi, mengatakan bahwa upaya menghapus praktik bullying atau perundungan di sekolah merupakan bagian penting dari pendidikan karakter bagi anak-anak. Hal tersebut disampaikannya, saat menghadiri acara Deklarasi Bandung Menuju Zero Bullying dan Penandatanganan Komitmen Bersama, yang diikuti oleh ratusan murid dan tenaga pendidik dari berbagai sekolah negeri dan swasta di Kota Bandung, di SDN 113 Banjarsari, Rabu, 29 Oktober 2025.












