Menurut Letkol Roy, sapaan akrab Dandim 0806/Trenggalek, peringatan Maulid Nabi sekaligus Hari Jadi Trenggalek merupakan momentum penting untuk memperkuat keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. “Ini saat yang tepat untuk memperbarui komitmen kita dalam meneladani ajaran Rasulullah SAW. Nilai-nilai beliau bisa kita aplikasikan dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat,” ujarnya.
Rangkaian acara berlangsung penuh kekhusyukan. Lantunan shalawat dan dzikir menggema dari jamaah Al Khidmah yang hadir dari berbagai penjuru daerah. Sesekali terdengar gema takbir dan tahmid, menambah suasana sakral di dalam pendapa. Ribuan umat larut dalam keharuan, seolah merasakan kedekatan spiritual dengan Nabi Muhammad SAW.
Bupati Trenggalek yang diwakili Kabag Kesra Setda Kabupaten Trenggalek, Drs. N. Adib Mashuri, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa, perpaduan peringatan Maulid Nabi dan Hari Jadi Trenggalek menjadi momen bersejarah yang meneguhkan identitas daerah sebagai wilayah religius dan berbudaya.













