JAKARTA || Bedanews.com — Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat menolak pendekatan penindakan semata terhadap penambang rakyat. Ia menegaskan, pembinaan harus didahulukan agar tidak memicu kegaduhan baru.
Hal itu disampaikan Jumhur pada awak media di Jakarta, Sabtu (2/5/2026).
“Jadi sebelum tindakan, perlu ada pembinaan dulu. Hubungannya harus jelas. Kalau langsung tindakan, akan menimbulkan kegaduhan baru,” kata Jumhur.
Jumhur menilai, ironi di lapangan. Penambang rakyat yang bekerja penuh keringat justru tidak menikmati hasil tambang.
“Yang untung itu bukan si penambang yang nyata di lapangan, yang kena tanah. Yang untung itu penampung-penampung. Itu yang Anda tahu,” tegasnya.
Ia menilai, menindak penambang tanpa menyentuh rantai penampung justru mematikan ekonomi warga. “Pada dasarnya orang makan dari situ. Orang-orang ini bisa kesulitan hidup gara-gara ada tindakan. Boleh jadi sekarang udah nggak ada lagi karena proses penampungan dihantam saja,” imbuhnya.













