Terkait solusi, Jumhur mengaku regulasi tambang rakyat masih dikaji. “Sementara regulasi apa yang bakal diusulkan, saya belum tahu. Tapi ada fakta: itu ada potensi ekonomi. Dan kondisi ekonomi jadi kacau ketika tidak ada regulasi yang baik,” tandasnya.
Ia berencana duduk bersama Kementerian terkait dan pemda. “Rencana saya, nanti akan berdiskusi dengan kementerian terkait dan pemda. Apakah kita akan hidupkan koperasi pertambangan rakyat? Ya bisa direalisasikan. Tapi seperti apa? Sekarang nggak ada, itu harus dikelola,” ujarnya.
Jumhur menutup dengan penekanan: penindakan tanpa pembinaan hanya jadi masalah baru. “Jadi tindakan saja, menurut saya tidak tepat. Pembinaan yang beres dan jelas dulu. Kalau tidak, akan menimbulkan kegaduhan baru,” pungkasnya. (DD).













