Acara kemudian ditutup dengan do’a bersama untuk keselamatan bangsa dan kemajuan Kabupaten Trenggalek. Do’a-do’a yang dipanjatkan menggema di pendapa, memohon agar Trenggalek senantiasa diberi keberkahan, dijauhkan dari bencana dan dipimpin oleh pemimpin yang amanah.
Dengan nuansa religius yang kental, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H dan Hari Jadi ke-831 Trenggalek bukan sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan umat, memperkuat spiritualitas masyarakat, serta meneguhkan komitmen bersama membangun Trenggalek yang lebih maju, sejahtera dan diridai Allah SWT. (Red).













