Pertemuan tersebut juga dihadiri jajaran pengurus PP-GPBI, antara lain Haris Isbandi, Haris Manalu, Oberlian, Hilman Firmansyah, Sri Rejeki dan Jajat Sudrajat.
Dalam diskusi, kedua pihak membahas sejumlah isu strategis, mulai dari ketenagakerjaan, perlindungan hak buruh, hingga pentingnya membangun kekuatan politik buruh yang solid dan terorganisir.
Sementara itu, Obon Tabroni menyambut baik inisiatif tersebut sebagai bagian dari konsolidasi gerakan buruh di Indonesia. Ia menilai, peran buruh sangat penting dalam mendukung demokrasi dan pembangunan ekonomi nasional.
“Ke depan, sinergi antara gerakan buruh dan legislatif harus diperkuat agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada kesejahteraan buruh. Saya siap mendorong aspirasi buruh di parlemen,” katanya.













